DNAberita
DNAberita    
Headlines  | Economy  |  Law  | Politic | Sports  |   IT   | Lifestyle  |  Entertainment  | Profile |  Leisure  |  Graha  | Campus  |  Youth  |  Event  |  Lingua  |  Features  |  Index  |  Forum
Breaking News
Biak Diguncang Gempa 7,1 SR, Berpotensi Tsunami - Laser Pointer Juga Bisa Merusak Retina Mata - Nikah, Indra Bekti Ogah Gelontorkan Biaya Miliaran - Warnet Diimbau untuk Lebih 'Galak' dengan Situs Porno.
Untitled Document
tell a freind
       Content
news   Beauty
news   Saloon & Spa
news   Wedding
news   Fashion
news   Trend
news   Health - Baby & Mom
news   Resto
news   Tips
 

lowongan kerja

Business Yellow Pages

Indosat

ANJ Finance

Buwi

Subur baru 300110

speedy 180310

 
 

 

  DNAberita - Digital News Terdepan
Berita Lainnya


Roy Suryo Yakin Video Mesum Ariel Pakai Hape Dual Camera dan Communicator

 


Portugal Lewatkan Kesempatan

 


Cantik dengan Santan Kelapa

 


Samsung Corby i5500 atau Samsung Galaxy 5 Dengan Android 2.1 dan Spesifikasi Oke

 


Belum Waktunya

 


Memilih Atap Rumah Tepat nan Estetik

 


Sejarah Penciptaan Lilin

 

 
News
<< Back   
_____________________________________________________________________________________________________________
  Sex Education, Now! 

Pendidikan seks sejak dini ternyata sangat penting. Seks bebas yang diadopsi dari negara barat sudah merasuki masyarakt timur khususnya di kalangan remaja.


(foto:google)

Bahkan seks bebas bagi pelajar sekarang ini bukan hal yang tabu. Bila serampangan melakukan free seks tanpa mengetahui akibatnya, akan lebih  berbahaya. Pentingnya pendidikan seks dirasa mampu memberi pemahaman bagaimana sebenarnya seks tersebut.  

Di negara maju, sekitar 93% sekolah menengah, memasukan pendidikan seks dalam kurikulum pelajaran sekolah, dan jajak pendapat ini dilakukan untuk mengetahui efektifitasnya.

Survei yang dipimpin oleh Dr Trisha Mueller, pakar penyakit menular dari pusat penelitian di Atlanta, dimana sebanyak 2.019 remaja berusia 15-19 menjadi responden.

Kepada mereka ditanyakan, apakah menerima pendidikan seks secara formal di sekolah, gereja atau organisasi kemasyarakatan lainnya. Ditanyakan pula, apakah mereka diberitahu bagaimana cara menolak ajakan berhubungan seks dan pengetahuan mengenai alat kontrasepsi.

Para remaja juga ditanya pada usia berapa mereka mendapat pendidikan seks dan bercinta untuk pertama kalinya.

Para peneliti kemudian membandingkan usia pertama kali berhubungan seks pada remaja yang mendapat pendidikan seks dan yang tidak. Sebanyak 59% remaja putri yang mendapat pendidikan seks mengatakan, mereka tidak berhubungan seks sebelum berusia 15. Sedangkan remaja pria, 71% orang yang mendapat pendidikan seks mengatakan tidak berhubungan seks sebelum usia 15.

Pada kelompok remaja berisiko tinggi seperti keturunan Afrika Amerika dan yang tinggal di daerah kota, pendidikan seks memberikan hasil lebih baik. Sekitar 88% mengatakan tidak berhubungan seks sama sekali sebelum usia 15.

Remaja pria lulusan sekolah menengah dan mendapat pendidikan seks tercatat tiga kali lebih memperhatikan penggunaan alat kontrasepsi dibanding mereka yang tidak mendapat pendidikan seks.

 

Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita

 

 

 

  DNA |R-11/berbagaisumber
_____________________________________________________________________________________________________________
  DNAberita - Digital News Terdepan
.news Cerah Berseri Tanpa Komedo (1)
.news Fashionable dengan Legging
.news Chic Dengan Motif Bunga
.news Sikap Mesra Puaskan Perempuan
.news For Big Size
  Index
 
DNAberita - Digital News Terdepan
 
Redaksi | Contact Us | About Us | Info Iklan | Berita Anda
Peraturan & Layanan
  Copyright@DNAberita.com - PT. Digital Media Indonesia.
All Rights Reserved