| |
Ayam Kapuan Hadir di Medan
Restoran Ayam Kapuan kini hadir di Medan dan menjadi cabang ke 14 di
wilayah Indonesia dengan berbentuk frinces. Setelah tahun 2008 lalu didirikan di Bogor.
Pendiri Ayam Kapuan Kurnadi Ihwani, disela-sela peresmian restoran
ayam kapuan di Jalan Bilal, menyebutkan wisata kuliner
di Medan sangat potensial dan begitu menjanjikan. Hal ini seiring
dengan gaya hidup warga Medan.

(foto:ilustrasi/google)
Ayam kapuan di Medan ini merupakan yang perdana dengan metode resto.
Bahkan tidak tertutup kemungkinan dengan menggunakan grobak. Dengan
menu seperti pakuan crisphy, ayam goreng. Selain itu juga ada juga
garang asem yang dibungkus dengan daun pisang, dengan rasa
khasnya.Dengan harga terjangkau.
Kemudian lanjutnya, untuk tahap awal, resto ini ditargetkan akan
beromzet Rp 3,5 juta perharinya dan diharapkan dua bulan kedepannya,
di Medan juga dibuka outlet ayam kapuan.
Medan ini sambungnya, sangat berpotensi untuk mengembangkan bisnis
seperti ini, seiring dengan gaya hidup masyarakat Medan. “Sangat
potensial,”katanya seraya menambahkan ayam yang dipasok ke resto ini
selain telah memiliki sertifikat halal, juga pemotongannya dengan air
dingin. Termasuk dalam tahapan pengiriman, sehingga bakteri dalam
tubuh ayam tidak berkembang biak.
Perwakilan Ayam Kapuan Sumut di Medan, Jumadi menyebutkan pangsa
pasar yang dilirik frinces ini, dari kalangan anak-anak dan orang tua
di Medan.”Pangsa pasar kuliner di Medan sangat bagus dan potensial.
Kita tawarkan ayam kapuan untuk anak-anak dan orang tua,”katanya.
Selain itu untuk pihaknya juga penggunaaan tenaga kerjanya juga
menggunakan warga lingkungannya. Sehingga ini dapat mengurangi
pengangguran.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|