|
Tarik Minat Konsumen dengan Kualitas

MEDAN I DNA - Kebutuhan akan celana dan singlet memang sudah menjadi kebutuhan utama pria dan wanita dari remaja hingga orang tua. Namun bagi sebagian konsumen memilih kebutuhan busana pribadi (privacy) bukan sekedar kebutuhan saja. Lebih dari itu celana dalam maupun singlet yang nyaman dipakai di tubuh kita menjadi prioritas.
Kenyamanan tersebut bisa dirasakan si pemakainya saat sentuhan bahan kain celana dalam atau singlet itu terasa lembut di kulit. Tentunya bahan kainnya adalah yang pilihan, seperti sutra misalnya untuk wanita.
Perkara harga? Jadi hitungan belakangan alias tak masalah, tapi mutu/kualitas yang membuat celana dan baju dalam pria maupun wanita atau singlet, dengan berbagai merek impor mampu menarik hati para konsumen. Sebut saja diantaranya merek Spyderbelt,Rusty, Volcom, Insight, Billabong, Roxy, Juice Matic dan Quik Silver.

Head Store Planet Surf, Decky, kepada DNA berita, kemarin siang, di tokonya yang menjual aneka jenis busana, hingga aksesoris di Lt. 2 Medan Fair Plaza mengungkapkan, saat ini, minat orang yang datang ke tokonya membeli celana dalam dan singlet sepertinya tidak kalah pentingnya dengan kebutuhan pakaian/busana lainnya.
Tak heran, meskipun brand celana dalam dan singlet yang dijual di tokonya itu berasal dari Australia dan Amerika yang notabene harga jualnya melebihi harga jual produk lokal. Tampaknya tak menyuruti minat konsumen yang datang.
Decky menyebutkan,celana dalam (under wire) dan celana pantai (board short) pria dengan merek spyderbelt, rusty, volcom, dan insight dibandrol mulai Rp99.000/potong sampai dengan 369.000/potong.

Sedangkan singlet cowok, bermerek insight, billabong, volcom, dan quicksilver dijual mulai harga 159.00/potong hingga Rp325.000/potong. Khusus baju dalam merek Spiderbelt dibandrol Rp99.000/potong.
Sementara singlet cewek (Ting Top) bermerek Insight, Spiderbelt, dan Juice matic dipajang mulai harga 208.000 hingga Rp259.000/potong. “Peminat celana, singlet dan baju dalam merek impor kita ini bukan hanya kawula muda tapi orang tua banyak yang membelinya,” ujar Decky semabari mengakui pihaknya juga menjual singlet made in lokal merek Planet Surf yang dibandrol Rp149.000/potong.
|