| |
Terima nggak ya?

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya si dia melamar Anda. Tapi entah kenapa, Anda yang awalnya bersemangat mempersiapkan pernikahan, belakangan malah maju-mundur.
Memang, menjalani sebuah pernikahan bukan hal mudah. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk menikah, sebaiknya Anda menimbang-nimbang lagi dengan matang, apakah keputusan Anda sudah tepat atau belum. Agar tidak bingung, buatah daftar alasan yang membuat Anda harus menikah dengannya dan apa yang menjadi keraguan Anda.
Tips berikut dapat mengatasi Keraguan tersebut:
Mengenali Karakter.
Hubungan yang terjalin sekian lama sepertinya cukup memperkaya pengetahuan Anda dan dia tentang karakter masing-masing. Hal ini penting dipertimbangkan, karena dia idealnya akan menjadi teman Anda sampai sisa hidup Anda.
Kematangan Berpikir.
Sejak lama Anda mengetahui sosok dia sebagai laki-laki yang mampu menjadi nahkoda yang baik dan bertanggung jawab. Dia orang yang bisa diandalkan untuk pemecahan setiap masalaah.
Terutama sekali, si dia mampu melihat persoalan jauh ke depan dan bisa menjadi teman diskusi yang asyik.
Selalu ada hal baru ketika Anda terlibat pembicaraan dengannya. Jika dia mempunyai kualitas seperti ini, untuk apa lagi Anda ragu menikah dengannya.
Kecocokan Emosi.
Satu contoh kecil, dia bisa memenuhi kebutuhan emosi Anda yang ingin dimanja, diayomi dan diemong.
Dia orang yang dengan segenap daya dan upaya mendukung Anda ketika Anda benar-benar membutuhkannya. Kebutuhan emosi Anda dan si dia bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi.
Kemapanan Ekonomi.
Tak dapat dipungkiri, factor ekonomi menjadi sangat penting dalam menjalani bahtera rumah tangga. Wajar saja, beban hidup berumah tangga semakin mahal, banyak hal perlu dibiayai, dari kebutuhan hidup sehari-hari, sampai pendidikan anak.
Kalau Anda melihat secara ekonomi si dia tidak bermasalah, kenapa harus berpikir 2 kali untuk menikah dengannya? Meski si dia sekarang ini belum menunjukkan kemapanannya, setidaknya dia berbakat dan berpotensi ke arah itu.
Menyukai Keluarganya.
Bagaimana hubungan Anda dengan keluarganya?
Mereka menerima Anda dengan tangan terbuka? Lantas, apalagi yang dipersoalkan? Menikah dengan orang yang keluarganya Anda kenal dengan baik, lebih menentramkan daripada menikah dengan orang yang keluarganya tidak menyukai Anda.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|